Pada Kamis, 28 Agustus 2025, ribuan buruh turun ke jalan di Jakarta. Aksi yang dipusatkan di depan Gedung DPR/MPR dan Istana Negara ini digelar di bawah payung gerakan “HOSTUM” (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah). Para buruh membawa enam tuntutan utama, mulai dari penghapusan outsourcing hingga reformasi pajak perburuhan. Tuntutan-tuntutan ini menegaskan bahwa suara buruh masih lantang, meski ruang untuk menyuarakan aspirasi kerap dipersempit. Namun, aspirasi yang dijamin konstitusi itu berujung tragedi. Alih-alih menjadi ruang dialog, rentetan demonstrasi ini diwarnai duka dengan jatuhnya banyak korban jiwa.

Tragedi Senayan: Roda Taktis yang Merenggut Nyawa

Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online berusia 20 tahun, tewas setelah dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di kawasan Senayan, Kamis (28/8/2025). Ia sempat dirawat di RSCM, namun akhirnya meninggal dunia. Menurut saksi, insiden terjadi sekitar pukul 20.30 WIB ketika warga memprotes tembakan gas air mata yang sampai ke permukiman. Saat massa mendekati kendaraan Brimob, salah satu rantis justru melaju ke arah kerumunan. Massa berhamburan, tetapi Affan tidak sempat menyelamatkan diri. Divisi Propam Polri telah mengamankan tujuh anggota Sat Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan tersebut. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan permintaan maaf langsung…